Jumat, 17 April 2015

Jembatan Cinta Pulau Tidung

lompat-dari-Jembatan-Cinta-Pulau-Tidung
lompat-dari-Jembatan-Cinta-Pulau-Tidung
Kamu yang telah pernah bertamasya ke Pulau Tidung tentu mengetahui apa yang disebut dengan Jembatan Cinta Sarana yang menghubungkan Tidung Besar dan Kecil yang termasuk jembatan panjang dan dapat melihat sunrise dan tenggelam dari atas sana. panorama alam wisata Pulau Tidung rantaian pulau-pulau seribu jakarta indonesia dapat kamu saksikan menggunakan jembatan ini.

Keelokan dan daya tarik jembatan yang mempunyai legenda yang berkaitan dengan jodoh tersebut banyak memiliki eksotisme khusus bagi setiap wisatawan yang pergi kesana. Kalian yang tidak sempat pernah ke pulau ini sekarang waktunya mengagendakan traveling adventured kamu dengan tour guide asli pulau seribu yang mengerti seluk beluk di pulau ini hingga lebih kondunsif dan safety. Kami merupakan biro wisata Pulau Tidung pulau seribu yang pas menjadi travel guide kamu.

Jembatan Cinta Pulau Tidung

Pulau tidung mempunyai 2 pulau yang disatukan oleh jembatan tersebut, tidung besar and tidung kecil. Warga pulau seribu memberi nama Jembatan Cinta oleh warga setempat ini berada di Pulau Seribu Selatan sisi barat, dengan jauh lokasi tempuh dalam kirsaran 3 jam traveling melalui Muara Angke menggunakan kapal perry.

Sebagai sebuah tujuan populer paket wisata, Pulau Tidung ini bisa ditemukan pemukiman warga dan sejumlah cafe yang menyajikan makanan dan minuman ringan, kemudian jalan selebar 1 meter yang bersih ini bakal melewati sarana publik, misalnya kantor polisi, pendidikan resmi setingkat SMU bagi para anak-anak dari pulau sektiarnya, kumpulan cafe dan kearah ke jembatan cinta yang mengkoneksikan Pulau Tidung Besar dan wisata Pulau Tidung Kecil tanpa warga.

Di muka jembatan penghubung tersebut, akan dijumpai jembatan yang lumayan tinggi untuk melewati sebuah ruang melintas yang sedikit dalam, yang mana banyak anak-anak warga setempat memperagakan melompat dari jembatan sebagai fasiltas bermain mereka, lumayan menggirangkan para pewisata dan amat menarik keinginan untuk dapat berhimpun dengan orang-orang itu melakukan lompat indah di pinggir laut biru tanpa gelombang. Di ujung jembatan penghubung, menyusuri pantai Pulau Tidung Kecil yang termasuk kawasan restorasi mangrove, masih terlihat bagus ditelusuri menggunakan sepeda, melewati jalan kecil yang diisi dengan rerumputan dan pantai sepi yang pasirnya berwarna putih dan cukup lembut, sangat bagus kelihatannya. Nyatanya informasi itu betul sebab dikarenakan oleh api kecil, tetapi telah lama berlangsung.